pelanggan
image from: blog.granify.com

Tips Merawat Pelanggan Agar Menjadi Pelanggan Yang Loyal

Posted on

Alangkah beruntungnya bila kita memiliki pelanggan yang loyal kepada kita, pelanggan yang sering berbelanja, mau ikut juga memviralkan bisnis dan bahkan pelanggan mau ikut-ikutan memasarkan barang dagangan yang kita jual. Bagaimanakah membuat pelanggan bisa seperti itu? banyak sekali wejangan yang diberikan oleh pakar pemasaran dan salahseorang diantaranya adalah Tung Desem Waringin seorang pelatih sekaligus motivator ternama di Indonesia.

Namun dalam artikel ini kami tidak ingin mengendors beliau tapi kami akan coba tampilkan pengetahuan dibidang ini berdasarkan pengalaman selama beberapa tahun terakhir. Semoga artikel ini bisa menjadi masukan bermanfaat untuk anda semua para pembaca sekalian. Dan inilah sejumlah tips untuk merawat pelanggan agar menjadi pelanggan yang loyal terhadap bisnis yang sedang kita geluti.

pelanggan
image from: blog.granify.com

Selalu Jalin Komunikasi

Selalu menjalin komunikasi dua arah yang baik dan harmonis antara anda sebagai pedagang dengan para para pelanggan bisa membuat pelanggan menjadi loyal terhadap kita. Komunikasi bisa dilakukan melalui sejumlah alat komunikasi yang murah meriah seperti Whatsup, BBM, Line, Telegram, SMS bahkan mempergunakan fasilitas yang ada di media sosial.

Menjadi Pendengar Yang Baik

Berusaha menjadi pendengar yang baik dan sabar ketika pelanggan berbicara, curhat atau menyampaikan sesuatu. Usahakan untuk tidak mengatakan “tidak” kepada pelanggan tapi pergunakan kata variasi seperti “iya tapi” (say says but no) bila memang harus mengatakan tidak dan tidak ada celah untuk bernegosiasi.

Panggil Namanya

Orang lebih suka kepada orang lain yang memanggil dengan menyebutkan namanya, misalnya panggil pelanggan anda dengan: “hallo pak Budi”, “apa kabar ibu Elda” dst. Dengan begitu pelanggan merasa dikenali dan tersanjung. Ingat juga saat berbicara pakailah kata yang “membumi” alias low profile dan jangan menyela omongan pelanggan sebelum ia berhenti bicara.

Baca juga:  Ini Data Nilai Transaksi Online di Indonesia Tahun 2015 - 2016

Jangan Dagang Terus

Bila berkomunikasi kepada pelanggan pastikan agar anda tidak selalu menawarkan jualan tapi ajaklah berkomunikasi dengan topik lainnya. Hindari juga berbicara tentang hal-hal yang mengandung unsur-unsur negatif atau hal yang tidak mengenakan seperti kejahatan, kriminal, politik, kekerasan dsb tapi ajaklah bicara tentang hal-hal yang indah.

Diwaktu Yang Tepat

Kadang orang tidak mau di ganggu pada saat-saat tertentu atau tidak mau diganggu sama sekali. Tentukan waktu yang tepat kapan anda mulai menyapa untuk memulai komunikasi dengan para pelanggan.

Tanyakan Kepuasan

Tanyakan kepuasan dari para pelanggan terhadap produk yang sudah dibelinya. Tanyakan dengan jujur dan harus siap menampung semua review yang diberikannya dengan hati yang lapang karena kadang ada pelanggan yang hanya menilai sesuatu dari sisi negatif atau buruknya saja.

Berikan Keuntungan Buatnya

Jangan berpikir hanya mencari untung saja karena pelanggan pun berada di pihak yang sama dengan anda yaitu membeli barang anda agar mendapatkan keuntungan. Keuntungan buat pelanggan misalnya: mendapatkan produk yang bagus, jaminan yang pasti, layanan support yang mampu menyelsaikan masalah dan lain sebagainya.

Minta Saran dan Masukan

Mintalah saran dan masukan dari pelanggan tapi ingat jangan jadikan ini sebagai alat pendekatan saja tapi anda harus benar-benar mau mempertimbangkan masukan dan saran dari pelanggan bukan cuma asal bertanya saja.

Stop Promosi SPAM

Hindari terus menerus mengirimkan email, broadcast yang isinya menawarkan dagangan setiap hari karena pelanggan akan kesal dengan hal sampah semacam itu. Lebih baik jangan broadcast tapi datangilah secara personal.

Demikian semoga bermanfaat